
Pasaman Barat ,WahanaInvestigasi.com Prof.DR H.Abdul Somad ,Lc ,MA suguhi Siraman Rohani dan Tauziah kepada Masyarakat Pasaman Barat yang di awali dari Ujunggading bagian Utara baru ke Simpang Empat ,terakhir bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Aula Pemda Kabupaten Pasaman Barat ,demikian pantauan Media ini usai berakhir Senin, (29/5).
Dalam kegiatan ke Agamaan yang Akbar itu ,tampak dihadiri: Risnawanto ,SE Wakil Bupati, Hendra Putra, STTP Sekda , Armen ,Jon Edwar ,Adrianto, Staf Ahli Bupati ,Setia Bakti Asisten I ,Harisman Asisten II, Rafan Asisten III ,Fahrein Kadis Koperindag , Ashar Kadis Naker ,Agusli, Kadis Pendidikan ,Randy Hendrawan Badan Pemberdayaan Masyarakat Nagari ,Devi Irawan Kesbangpol ,Jhoni Hendra Kadis PUPR, Muharram ,Kadis Pustaka dan Arsip ,Fadlus Sabi ,Kepala Pelayanan Satu Pintu ,Harlina Syaputri Kepala Bappeda ,Dody San Ismail ,kadis Pertanian Holtikultura, Yulisna ,Kadisduk capil, Ajran Huda, Kadis Kesehatan Emnita Inpektorat , Arminingdel Kepala BPBD, Aprisal Ashar ,Kepala Bapenda Maiboni Kepala BP KAD ,, Edizon Zelmi Kadis Lingkungan Hidup,,Kasat Pol PP ,Roni Eka putra Kadis Perkebunan , Sekretaris ,Camat ,Kabid dan. Pegawai Negeri Sipil yang ada dilingkungan Pemda Pasbar.
Adapun Tema yang diangkat adalah Hala Bi Halal ini adalah Mari kita Tingkatkan Ke Imanan ,Kita Kokohkan Persatuan Menuju Kemakmuran bersama Masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.
Hamsuardi dalam sambutannya mengatakan tentang kedatangan Ustazd Kondang yang sejak lama mereka rencanakan dan baru saat ini berada di Pasbar, juga menjelaskan tentang suasana tempat yang ada di Ujunggading ada guyuran hujan yang tak bersahabat dengan hujan ,becek ,namun tetap kokoh untuk mendengarkan ceramah.Menyangkut juga program Mengaji , setiap ramadhan yang khatam Qur’an lima juz diberikan umroh dan uang tunai secara berangsur, tetap dibayarkan semua yang hadir masih belajar taqwa.
Disatu sisi ia menyadari kurang banyak hadis yang dikuasainya ,tapi yang teringat adalah bertolong-tolong lah kamu semua ,agar bertakwa.
Suatu ketika ada sepakat untuk bertaqwa dengan proses ,dari awal masih sholat bersama ,tapi lama kelamaan tidak lagi sama dengan harapan apapun jabatan kita ,agar tetap takwa, andaikan ada yang memisahkan mereka antara dia dengan Wakil ,namun ingin tetap bersama terangnya kepada yang berhadir.

Di tempat yang sama juga dikatakan Abdul Somad dalam Tauziahnya yang paling membosankan itu adalah orang yang dirindukan ,menceritakan yang ia alami tentang masa sekolah dan menuruti kemauan orang tuanya ,karena sekolahnya sudah tinggi untuk menjadi pegawai Negeri mulai dari tes penyuluh sampai menjadi Dosen .
Ia juga menyarankan kepada para orang tua untuk memasukkan anak-anaknya masuk sekolah Agama atau Pesanteren dan tak perlu jauh ,karena sudah ada di Pasbar.
Ia bangga ,karena sudah ada anak Pasbar yang hapal 12 Juz seraya mengatakan inilah yang akan mengkat derajat masyarakat Pasbar, mengingatkan siapa pun orangnya akan mati, orang baik harus ditempatkan ditempat yang baik ,menyangkut zakat pun ia jelaskan ,agar dibayarkan, begitu menyangkut poligami dan pada akhir Ceramahnya disinari Matahari pagi dan diiringi dengan mencintai Alquran pintanya. (parsela)
