
PASAMAN BARAT, Wahanainvestigasi.com Puluhan perwakilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap dua Kabupaten Pasaman Barat yang telah lulus seleksi mengharapkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka segera keluar.
Hal itu disampaikan perwakilan P3K dalam heariang KNPI Pasaman Barat bersama DPRD setempat.
Ketua KNPI Pasaman Barat Tri Tegar Marunduri di dampinggi sekretarisnya Syarif Hidayatullah dan perwakilan P3K tahap dua Syumarlin mengatakan pihak P3K telah sering mengadukan nasib mereka kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat terkait masalah SK mereka.
“Mereka sudah menunggu lama Setelah lulus seleksi dan mereka juga menunggu Mirisnya lagi beberapa dari P3K yang lulus itu juga ada yang sudah di PHK dari tempat mereka bekerja, karena mereka lulus sebagai P3K,” katanya.
Tidak hanya itu, sampai hari ini 3 orang dari mereka P3K Pasaman Barat sudah ada yang meninggal dunia dan 19 orang berumur di atas 50 tahun, sementara harapan terbesar yang ditunggu-tunggu masih belum jelas kelanjutannya.
“Untuk itu kami dari KNPI Pasaman Barat mendesak DPRD dan Pemkab agar secepatnya mengurus proses SK P3K tahap dua, Selain itu ia mengatakan pimpinan daerah harus meevaluasi kinerja BKPSDM bila perlu copot kepalanya yang tidak becus mengurus P3K ini,” jika tidak bisa Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto mengatakan pihaknya berjanji Senin depan akan menemui langsung BKN pusat bersama BKPSDM Pasaman Barat untuk memperjuangkan hal ini.
“Senin besok kita akan pergi ke BKN pusat untuk berkordinasi. Mudah-mudahan segera dapat solusi”, katanya,
Menurutnya DPRD Pasaman Barat akan terus mendorong dinas terkait agar SK para P3K yang sudah lulus seleksi tersebut bisa segera diterbitkan, tuturnya
Diketahui sebanyak 417 orang P3K tahap 2 guru di Pasaman Barat sudah dinyatakan lulus sebagai P3K, setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi.
Namun setelah dinyatakan lulus bulan Desember tahun 2021 lalu, hingga hari ini SK pengangkatan mereka masih belum jelas kelanjutannya.
