
Pasaman Barat, Wahanainvestigasi.com Muhammad Zenni saat diminta komentarnya sekaitan dengan adanya temuan aktivitas tambang tradisional Ini mengatakan pertama tidak ada izin yang ke dua pinggir Sungai rusak jelas menyangkut lingkungan, apalagi yang Kita saksikan ini kebun sawit warga kamis (16/3). Sawit masyarakat sudah banyak tumbang hanyut di bawa air, Jadi mohon dihentikan dan nantinya akan kita buat berupa Himbauan dengan baliho yang akan dipasang oleh Sekna dan Jorong, seandainya tidak diindahkan lagi tentu akan berakibat, karena melanggar aturan tegasnya. Pada tempat yang sama Ahmat Batubara, Selaku Jorong tentu mengucapkan rasa terima kasih, atas kerja tim yang awalnya ada laporan warganya mengenai aktifitas penambangan liar di sekitar kebun, sehingga dapat melihat langsung faktanya di lapangan, dan berharap tidak ada lagi ke depan supaya warganya dapat merasa aman dan nyaman, Begitu pula tambah Andi pemilik kebun membenarkan, sudah berkali-kali memberikan peringatan, agar tidak melakukan aktivitas tambang tradisional, karena sudah puluhan batang kebun sawitnya tumbang yang dulunya lebih satu kavling sekarang tidak lagi dengan nada merintih sakit, karena sudah lebih 3 tahun dan berharap untuk segera dihentikan melalui handpone selularnya saat dikonfirmasi (parsela).