
Pasaman Barat, WahanaInvestigasi.com Kondisi Jalan Simpang Tiga Alin -Paraman Ampalu yang 11 Km itu dan kini tersisa hanya 4 kilo Meter lagi ,tak kunjung selesai Pembangunannya. Jalan ini semakin memperihatinkan bagi Warga masyarakat Nagari paling ujung bagian Barat itu , setiap hari lalu-lalang ,karena sangat Vital , dan banyaknya jumlah Nagari-nagari serta Belasan Ribu jumlah Penduduknya ,apalagi untuk pertumbuhan Ekonomi sangat mendukung , manakala sarana jalan ini bagus dan baik Perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kelihatannya tidak serius terhadap pembangunan jalan ini ,sehingga banyak orang yang bercerita dan merasakan betapa pahit, ketika melewatinya ,karena memiliki dampak langsung antara lain : lamanya jarak tempuh , kadang perut pun bisa mual-mual ,bahkan jatuh dari kendaraan, akibat tidak bisa melihat badan jalan sewaktu hujan turun , apalagi ada ratusan titik lobang besar dan kecil menganga di depan mata, ini naas sekali keluh mereka.
Kurangnya kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus dinanti oleh Warga Masyarakat dan Anak Sekolah sampai kapan ? karena ada yang merasa kecewa dengan janji- janji ,tapi kenyataan itu tak bisa dibuktikan apalagi masa pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemilihan Kepala Daerah pun semakin dekat tentunya sudah paham warga masyarakat yang pantas untuk menjadi calon mereka nantinya untuk dipilih.
Menanggapi hal yang berkembang saat dikonfirmasi sekaitan dengan pembangunan jalan ini Mirza Revi Sekretaris Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pasbar ,Jum at tgl 21/7 menuturkan kepada Media ini ,bukan tidak ada perhatian ,namun untuk tahun 2023 yang bisa dianggarkan baru 400 Meter dengan pagu dana anggaran sejumlah RP.750 .000.000 Ia pun mengatakan tentang berapa jumlah anggaran untuk pembangunan jalan ,sebetulnya ada 3,5 Milyar (1 paket ) yang akhirnya dibagi- bagi untuk pembangunan jalan lain seperti : Jalan Lingkar Air Haji menuju SMA ,untuk jalan Simpang Sporsa- Sontang, Kecamatan Sungai Aur ,jalan Lingkar Ujunggading Kecamatan Lembah Melintang.
Berkaitan dengan Keadaan jalan ini juga ditanggapi Akmaluddin Batu Bara selaku tokoh masyarakat Paraman Ampalu mengatakan pembangunan jalan ini sangat-sangat layak ,karena sudah lama ditunggu ,bahkan sampai menanti bertahun-tahun, karena tidak ada niat baik dari Pemda untuk menyelesaikannya ,padahal sangat prioritas untuk segera dibangun bila dibandingkan dengan daerah lain, bahkan nanti bila perlu akan kita tanam Pisang ,agar bisa tumbuh dan berbuah dengan nada mengajak atau protes.