Kapolri wajib copot Kapolda dan wakapolda Sumbar diduga rekayasa penangkapan tambang emas ilegal di Pasaman barat

Pasaman Barat, WahanaInvestigasi.com mahasiswa Pasaman Barat kembali lagi mendatangi Mabes polri ke 3 kalinya dengan tuntutan yang sama yaitu segera tutup tambang emas ilegal di kabupaten Pasaman barat, tangkap pelaku serta panggil oknum oknum yang terlibat sebagai payung dalam kegiatan tersebut ucap Ali Hasan Amrun selaku koordinator aksi.

Mereka berdemonstrasi, mereka mendesak Kapolri bapak listyo Sigit Prabowo untuk menuntup aktifitas tambang emas ilegal yang sudah bertahun-tahun beroperasi di sungai Batang Batahan dan Sungai Batang Taming.

Koordinator aksi, Ali Hasan dalam orasinya menyerukan, meminta kapolri segera memecat kapolda dan wakapolda Sumbar karna diduga terlibat sebagai pengamanan dalam kegiatan tersebut.
jika pemerintah dan pihak yang berwenang tidak mengindahkan atau tidak sanggup, maka masyarakat Ranah Batahan akan beraksi untuk menutup. Ucapan tersebut sembari disambut tegas “iya” oleh peserta demo.

kami juga meminta seluruh anggota polda Sumbar, polres pasbar dan Polsek ranah batahan segera dipanggil dan lakukan pemeriksaan, karna sudah beberapa kali mereka turun namun kegiatan tersebut masih saja beroperasi, apa yang terjadi? Ucap koordinasi aksi. Tidak sampai situ saja permainan tambang ilegal ini terjadi akibat adanya pasokan minyak yang diduga ada juga oknum aparat kepolisian yang menyuplai. Karna tidak mungkin satu kegiatan beroperasi tanpa amunisi tutur Ali sebagai korlap.

Akibatnya kegiatan tersebut air sungai yang selama ini digunakan untuk sarana kegiatan rutinitas sehari-hari menjadi keruh bahkan diduga telah merusak ekosistem sungai.
“Sungai kami tercemar Akibat aktivitas tambang ini, belum lagi ancaman bencana alam yang akan menimpa kami di kemudian hari,” unngkap Ali

Jika dalam waktu dekat tuntutan ini tidak direalisasikan dan ditindak lanjuti maka kami akan melakukan aksi lanjutan ke depan Mabes polri dan instana negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *