
Pasaman, Wahana Investigasi.com
Upaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya kecamatan Rao umumnya kabupaten Pasaman sumatera barat, masyarakat serta kelompok ternak akan menata kembali los terminal yang berada di belakang pasar nagari akan dilakukan penataan yang lebih baik. Rencananya akan dijadikan pasar ternak yang menampung ratusan hewan ternak Senin (3/8/2026).
Wakil ketua DPRD kabupaten Pasaman Harisuddin sangat mendukung dan mendorong atas wacana adanya pasar ternak di los terminal. Ia pun meminta los terminal pasar Rao dilakukan penataan lebih baik, Sebab saat ini statusnya tidak berfungsi sama sekali
jadi dari pada terbengkalai lebih baik difungsikan, gunanya tidak lain membantu perputaran ekonomi masyarakat katanya.
Hal Itu sudah jelas sangat bagus jika selama ini los tidak aktif, baiknya difungsikan menjadi pasar ternak hewan ujar Harisuddin. Selain itu, katanya bahwa los terminal Rao ini merupakan milik aset pemerintah daerah Pasaman, dikarenakan tidak terpakai sama sekali, maka dari itu inisiatif masyarakat dan kelompok ternak meminta segera difungsikan kembali dijadikan tempat pasar ternak.
“Los terminal ini sudah terbengkalai apalagi tidak dipakai, kan sangat kita sayangkan lokasi bagus, jadi harus didorong agar di Pasaman ternyata sudah ada tempat penjualan pasar ternak baik masyarakat setempat maupun pendatang dari luar, “ungkap Harisuddin. Sementara itu, dijelaskannya, jika dikaji ulang terhadap dampak positifnya terhadap masyarakat, jika pasar ternak hewan ini dibuka, salah satunya perputaran ekonomi bisa berkembang.
Bisa dibayangkan ada yang dari luar membawa hewan ternaknya, nah akan menambah pendapatan daerah juga. “Ada juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, belum lagi permintaan makanan sapi seperti rumput nah dari sana akan menambah penghasilan bagi masyarakat, jelasnya.
Jadi, pasar ternak hewan ini diantaranya bisa ayam, kambing, sapi, dan kerbau jika dikalkulasikan daya tampungnya mencapai ratusan hewan ternak. “Yang jelas Pasaman salah satu Pasar ternak tempat penjualan ada di Pasaman. Target kita dengan adanya pasar ternak ini akan menampung, paparnya. Belum lagi,lanjut Harisudin, gairah masyarakat lebih kuat karena pasarnya tersedia.
Kalau menjual bisa dipasar yang sudah tersedia. Fasilitas pasar ternak hewan potong juga, Keuntungan juga membuka lapangan kerja. “Jadi intinya masyarakat sudah membuat surat permohonan terkait adanya pasar ternak. Harapannya setiap penjual sapi ada retribusi masuk ke daerah,belum lagi parkir hidup,”tutupnya.