
Pasaman Barat, WahanaInvestigasi.com Jembatan penghubung Nagari Maligi dan Sasak di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, putus total setelah disapu banjir bandang beberapa waktu lalu.
Kejadian ini mengisolasi ribuan warga Maligi, menyulitkan akses transportasi hasil panen sawit dan aktivitas sehari-hari, Rabu (24/12/2025).
Camat Sasak Ranah Pasisie Harisantoni Saat di hububngi di Kantornya mengatakan “Dampak bagi Masyarakat, Struktur jembatan Suak hancur parah, memutus arteri utama transportasi lokal antara Sasak-Maligi. Warga kini terpaksa menggunakan ponton darurat atau gerobak untuk menyeberang sungai, karena jembatan ambruk hingga 1 meter dari pondasi.
Hal ini berdampak serius pada perekonomian, dengan pasokan ikan dan hasil bumi terhambat ujarnya.
Selanjutnya kata camat Sasak Harisantoni mengatakan bahwa dia telah berkoordinasi dengan PU Provinsi dan PU Pusat terkait terkait soal perbaikan jembatan yang rusak.
Sementara itu Suman Warga Maligi Mengatakan, Kami Masyarakat bergotong-royong membangun Ponton Dari Galon dan Jerigen Bekas serta dari karung tanah agar sepeda motor bisa lewat, meski mobil masih terhambat.
Kami mendesak pemerintah daerah alokasikan anggaran darurat APBD 2026 untuk perbaikan segera, karena ini satu-satunya akses utama tanpa alternatif kalau memutar 6 km jauhnya kata Suman.
Lanjut kata Suman kami kesulitan mengeluarkan biaya bolak balik hingga 50.000 perhari ntu biaya ponton saja, belum lagi yang lain dan ditambah pula bencana sementara pekerjaan tidak ada katanya.
“Harapan Pemulihan, Kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, tapi warga berharap solusi permanen dari pemerintah kabupaten.
Pemantauan terus dilakukan hingga perbaikan rampung.
